Diseluruh
dunia, tiap-tiap bagian dari tumbuhan kelor telah digunakan secara efektif
untuk melawan berbagai macam penyakit, diantaranya:
1.
Daun
Daun kelor Selain mengandung protein dan serat yang
tinggi sehingga sangat baik untuk mencukupi gizi juga berkhasiat sebagai obat.
Ekstra etanol daun kelor dengan dosis 4,5 dan 13,5(g/kgBB) menunjukkan efek
analgetik masing-masing sebesar (59,76
2,495% dan 65,81 2,24%) pada mencit betina galur swiss. Daun-daun kelor
dapat menyembuhkan kepala (Inayah, 2006).
Tumbukan daun kelor segar bermanfaat untuk
menghentikan pendarahan dari luka, dengan cara ditempelkan pada luka tersebut.
Tubukan daun ini juga berfungsi sebagai anati-bacterial dan anti-inflammatori
atau radang pada luka bekas gigitan serangga atau hewan. Ekstraknya digunakan
menyembuhkan sakit kulit yang disebabkan jamur dan bakteri teh daun kelor dapat
digunakan untuk menyembuhkan keluhan penyakit maag dan diare. Remasan daun
kelor dapat dimanfaatkan sebagai parem penutup bekas gigitan anjing dan dapat
dibalurkan pada payudara ibu yang menyusui untuk menahan mengucurnya air ASI
yang berlebihan (Winarno, 2003:1).
2.
Bunga
Jus bunga kelor dapat menigkatkan kualitas dan
kuantitas ASI, selain itu jus bunga kelor mempunyai efek diuretika atau melancarkan
air seni.
3.
Polong
Polong kelor selain mengandung protein dan serat
yang tinggi, juga dapat berfungsi menyembuhkan permasalahan limpa dan hati
dengan cara dimakan dalam keadaan yang masih segar.
4.
Biji
Dapat digunakan sebagai anti bakteridan anti-inflammatori
penyakit radang sendi, encok, kram, penyakit seksual yang menular. Biji kelor
di sangrai, ditimbang dan dicampur dengan minyak kelapa dan dioleskan pada
daerah yang sakit. Minyak biji kelor juga bisa dimanfaatkan juga dapat
memeprlancar air seni. Biji juga digunakan sebagai penenang untuk mengurangi
gejala penyakit epilipsi (www.gardenorganik.org).
5.
Akar
dan getah
Akar pohon kelor mempunyai kandungan yang sama
seperti yang telah diuraikan diatas, tetapi pada akar ini lebih banyak
konsentrasinya. Oleh karena itu akar ini lebih di utamakan sebagai obat (www.gardenorganik.org).
Akar kelor sering digunakan sebagai bumbu campuran
untuk merangsang nafsu makan, tetapi bila terlalu banyak dikonsumsi ibu yang
sedang mengandung dapat menyebabkan keguguran. Tumbukkan halus akar dapat
digunakan sebagai bedak untuk tapel perut bayi yang baru dilahirkan, sebagai
pencegah iritasi kulit dan sering digunakan sebagi obat penyakit kulit
(jerawat) dan bisul, serta parem untuk bengkak-bengkak pada penyakit beri-beri
dan bagi pengobatan kaki yang terasa pegal dan lemah (winarno, 2003:1).
Semoga bermanfaat..!!
No comments:
Post a Comment